A.
ILMU EKONOMI
1.)
Pengertian Ilmu Ekonomi
Istilah ekonomi berasal
dari bahasa yunani, yaitu oikosnamos atau
oikosnomia yang artinya manajemen urusan
rrumah tangga, khususnya penyediaan dan administrasi pendapatan. Ilmu ekonomi merupakan studi tentang perilaku
manusia dalam memilih cara mengunakan sumber daya yang langka dan pemilihan
beberapa alternatifpenggunaannya dalam rangka memproduksi berbagai komoditi
untuk kemudian menyalurkannya.
2.) Konsep Ilmu Ekonomi (Konsumsi)
Secara
sederhana, pengertian konsumsi adalah segala tindakan manusia yang dapat
menimbulkan turun atau hilangnya faedah atau nilai guna suatu barang.
Pengertian lain tentang Konsumsi yaitu sebagai pengeluaran untuk barang dan
jasa, seperti mobil, perumahan, pakaian, makanan, pengobatan, dan lain
sebagainya.
3.) Teori ( Teori Ekonomi Klasik “Adam
Smith” )
Teori
ini merupakan karya Adam Smith yang dituangkan dalam buku An Inquiry into Nature and Causes of the Wealth of Nations (1776),
smith memusatkan perhatiannya pada persoalan persoalan umum, yaitu bagaimana
meciptakan kerangka politik dan social yang mendorong pertumbuhan emonomi
secara swasembada, adapun pokok pokok teorinya adalah:
a.
Kebijaksanaan Pasar Bebas
Tercapainya suatu keterlibatan pemerintah yang minimum untuk mencapai suatu bentuk persaingan yang sempurna maka secara otomatis harus bebas atau campur tangan pemerintah seminimal mungkin.
Tercapainya suatu keterlibatan pemerintah yang minimum untuk mencapai suatu bentuk persaingan yang sempurna maka secara otomatis harus bebas atau campur tangan pemerintah seminimal mungkin.
b.
Keuntungan Merangsang bagi Investasi
Menurut teori ini keuntungan meransang investasi yang artinya semakin besar keuntungan, semakin besar pula akumulasi modal dan investasi.
Menurut teori ini keuntungan meransang investasi yang artinya semakin besar keuntungan, semakin besar pula akumulasi modal dan investasi.
c.
Keuntungan Cenderung Menurun
Artinya, keuntungan tidak naik secara terus menerus, namun cenderung menurun apabila persaingan untuk menghimpun modal antarkapitalis meningkat.
Artinya, keuntungan tidak naik secara terus menerus, namun cenderung menurun apabila persaingan untuk menghimpun modal antarkapitalis meningkat.
d.
Keadaan Stationer
Para ahli ekonomi klasik meramalkan akan timbulnya keadaan stationer pada akhir proses pemupukan modal dimana sekali keuntungan menurun dan akan berlanjut sampai menjadi nol
Para ahli ekonomi klasik meramalkan akan timbulnya keadaan stationer pada akhir proses pemupukan modal dimana sekali keuntungan menurun dan akan berlanjut sampai menjadi nol
BAHASAN PENULIS
Ilmu ekonomi merupakan ilmu yang identik
dengan proses produksi, konsumsi, dan distribusi. Oleh karena itu saya,
mengangkat konsep konsumsi yang merupakan kegiatan umum dari manusia. Namun
pemahaman tentang konsumsi lebih cendrung ke makanan, padahal konsumsi itu
meliputi barang dan juga jasa. Contohnya, membeli pakaian untuk menutupi tubuh
dan melindungi dari panas atau dinginnya cuaca merupakan kegiatan konsumsi
barang, pergi ke salon untuk mempercantik penampilan juga merupak kegiatan
konsumsi, yaitu konsumsi jasa.
konsep konsumsi ini perlu dipahami oleh
kita semua, karena sangat bermanfaat untuk mengatur pola konsumsi kita yang
terkadang tidak dapat terkontrol. Bahkan kadang melebihi pendapatan kita
sendiri atau yang lebih dikenal dengan istilah “besar pasak dari pada tiang”.
Hal ini tentu akan menyulitkan kita, karena akan muncul hutang untuk memenuhi
kebutuhan konsumsi kita yang tidak sesuai dengan pendapatan. Oleh karena itu
memahami konsep konsumsi sangatlah penting, dengan mengatur konsumsi kita lebih
rendah dari pada pendapatan, maka kita dapat menyisihkan uang yang suatu saat
akan berguna jika ada keperluan mendadak.
masalah konsumsi di Indonesia tengah
menjadi perhatian bagi pemerintah, hal ini bertujuan untuk meningkatkan
pendapatan perkapita. Konsumsi pada masyarakat di minimalkan dengan adanya
pelayanan jasa gratis dan juga pemberian subsidi untuk barang barang kebutuhan
tertentu. Dengan adanya kebijakan
tersebut diharapkan masyarakat yang berpenghasilan rendah dapat mengurangi
beban konsumsinya sehingga pengeluaran untuk konsumsi dapat terkurangi dan
dapat menggunakan pendapatannya yang berlebih untuk di tabung (saving) sehingga meningkatkan angka
pendapatan perkapita Negara.
B.ILMU
ANTROPOLOGI
1.)
Pengertian Ilmu Antropologi
Istilah antropologi
berasal dari bahasa Yunani, asal kata anthropos
berarti manusia, dan logos berarti
ilmu. Dengan demikian, secara harfiah antropologi berarti ilmu tentang manusia.
Para ahli antropologi sering mengemukakan bahwa antropologi merupakan studi
tentang umat manusia yang berusaha menyusun generalisasi yang bermanfaat
tentang manusia perilakunya, dan untuk memperoleh pengertian ataupun pemahaman
yang lengkap tentang keanekaragaman manusia. Jadi, antropologi merupakan ilmu
yang berusaha mencapai pengertian atau pemahaman tentang manusia dengan
mempelajari aneka warna, bentuk fisik, masyarakat, dan kebudayaannya.
2.)
Konsep Ilmu Antropologi (Budaya)
Istilah kebudayaan (culture) berasal dari bahasa latin,
yakni cultura dari kata dasar colere yang berarti berkembang tumbuh.
Namun secara umum pengertian kebuyaan mengacu pada kumpulan pengetahuan yang
secara sosial diwariskan dari suatu generasi ke generasi berikutnya. Makna itu
kontras dengan pengertian budaya sehari hari yang hanya menunjuk pada bagian
bagian tertentu masalah social, yakni tradisi sopan santun dan kesenian.
3.) Teori ( Teori Orientasi Nilai Budaya
“Kluckhohn” )
Teori
ini dirintis oleh sepasang suami istri antropologi Clyde Kluckhohn dan Florence
Kluckhohn yang diuraikan dalam serangkaian karangannya. Isi dari teori
orientasi nilai budaya tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut:
a.
Dalam kaitannya dengan makna hidup
manusia, bagi beberapa kebudayaan yang menganggap bahwa hidup itu adalah sumber
keprihatian dan penderitaan maka kemungkinan variasi konsepsi orientasi nilai
budayanya dirumuskan Kluckhohn dengan kata evil.
Sebaliknya, dalam banyak kebudayaan yang mengaggap hidup itu adalah sumber
kesenangan dan keindahan, dirumuskan dengan kata good,
b.
Berkenaan dengan hubungan manusia dengan
alam sekitarnya, banyak kebudayaan yang mengkonsepsikan alam sedemikian dahsyat
dan sempurna sehingga manusia sepatutnya tunduk saja kepadanya (subjugation to nature). Namun, terdapat
juga kebudayaan yang mengajarkan kepada warganya sejak usia dini, walaupun alam
bersifat ganas dan sempurna, nalar manusia harus mampu menjajaki
rahasia-rahasianya untuk menaklukkan dan memanfaatkannya guna memenuhi
kebutuhan (mastery over nature). Juga
terdapat pula alternative lain yang menghendaki hidup selaras dengan alam (harmony with nature).
c.
Dalam kaitannya dengan presepsi manusia
dengan waktu, ada kebudayaaan yang mementingkan masa sekarang (present)., sementara banyak pula yang
berorientasi ke masa depan (future).
Kemungkinan untuk tipe pertama adlah pemboros, sedangkan untuk tipe kedua
adalah manusia yang hemat.
d.
Dalam kaitannya dengan makana dari
pekerjaan, karya dan amal perbuatan manusia, banyak kebudayaan menganggap
manusia bahwa manusia bekerja untuk mencari makan, selain untuk berproduksi.
Hal itu dirumuskan Kluckhohn dengan kata being.
Sebagian kebudayaan menganggap hidup itu lebih luas daripada bekerja, seperti
menolong orang lain, dikelompokannya dalam kata doing.
e.
Dalam kaitannya dengan hubungan
antarsesama manusia, banyak kebudayaan yang mengajarkan sejak awal untuk hidup
bergotong royong (collaterality)
sertai menghargai terhadap perilaku pemuka-pemukanya sebagai acuan kebudayaan
sendiri (lineality). Sebaliknya,
banyak kebudayaan yang menekankan hak individu untuk mandiri maka orientasinya
adalah mementingkan mutu dari karyanya, bukan atas senioritas kedudukan,
pangkat, maupun status sosialnya.
BAHASAN PENULIS
Antropologi secara
sempit dapat diartikan sebagai ilmu tentang suku dan budaya. Oleh karena
itu saya mengangkat konsep tentang budaya. Budaya yang dimiliki oleh suatu
Negara merupakan asset yang sangat penting dan harus di jaga oleh setiap
warganya, karena merupakan warisan dari leluhur dan merupakan cirikhas dari
suatu Negara. Budaya yang dimiliki oleh suatu Negara juga mempengaruhi asumsi orang
lain tentang bagaimana keadaan masyarakat Negara tersebut. Semakin indah dan
ramah budaya suatu Negara maka masyarakatnya pasti memiliki kesesuaian dengan
apa yang di perlihatkan secara tersirat di dalam kebudayaan tersebut. Karena
tidak mungkin budaya contohnya tarian yang lemah gemulai dimiliki oleh
masyarakat yang berkarakter keras.
Konsep tentang budaya sangat perlu untuk dipahami.
Mempelajari budaya sendiri sangatlah penting, karena akan menimbulkan rasa
bangga terhadap budaya daerah sendiri dan menimbulkan niat untuk menjaga budaya
itu serta melestarikannya. Tetapi dampak negative dari budaya ini yaitu sifat
yang muncul terhadap masyarakatnya karena terlalu mencintai budayanya sehingga
menganggap budaya sendiri lebih baik dari budaya lain. Hal ini lah yang perlu
di antisipasi oleh Negara multicultural seperti di Negara kita sendiri, salah
satunya yaitu menanamkan rasa nasionalisme sejak bahwa walaupun berbeda suku
dan budaya kita tetap satu di dalam suatu Negara.
Indonesia meiliki begitu banyak budaya, bahkan di
dalam suatu kebudayaan terdapat sub sub kebudayaan lainnya. Oleh karena itu banyak
sekali kasus pengakuan kepemilikan budaya kita oleh Negara lain. Hal ini karena
mulai memudarnya budaya itu didalam negeri sendiri yang sedangkan di Negara mereka
kebudayaan tersebut masih terjaga. Penyebab kebudayaan tersebut masuk ke Negara
mereka karena masyarakat Indonesia yang umumnya masyarakat perantau yang merantau kenegara tersebut
dengan membawa budaya daerahnya sehingga berkembang pula di Negara tersebut.
Untuk mengantisipasi itu alangkah baiknya kita tetap terus melestarikan budaya
tersebut. Pemerintah juga telah mengambil peran dalam kasus ini diantaranya
memngajukan hak engakuan kepemilikan budaya tersebut ke UNESCO. Selain itu, di
dalam negeri sendiri langkah pemerintah diantaranya seperti adanya pembelajaran
kebudayaan daerah dalam kurikulum sekolah yang berbasis muatan lokal daerah
masing masing, juga dengan adanya pekan budaya yang berguna untuk tetap menjaga
keutuhan budaya sehingga dapat diwatiskan ke anak cucu kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar