Jumat, 14 Februari 2014

Karya Ilmiah, Semi Ilmiah dan Non Ilmiah




      1.      PERBEDAAN KARYA ILMIAH DENGAN SEMI ILMIAH
No.
Karya Ilmiah
Karya Semi Ilmiah
1
Karangan ilmiah adalah biasa disebut karya ilmiah, yakni laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
Adalah sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu tulisan dan penulisannyapun dengan bahasa konkret, gaya bahasa formal, dan didukung dengan fakta umum yang dapat dibuktikan benar atau tidaknya atau sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam suatu tulisan dan penulisannya tidak semiformal tetapi tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah yang sintesis-analitis karena sering di masukkan karangan non-ilmiah.
2
Lugas dan tidak emosional
Mempunyai satu arti, sehingga tidak ada tafsiran sendiri-sendiri (interprestasi yang lain)
Ditulis berdasarkan fakta pribadi

3
Objektif.setiap fakta dan data yang diungkapkan berdasarkan kenyataan yang sebenarnya
Fakta yang disimpulkan subyektif

4
Ditulis dengan bahasa Indonesia yang baku
Gaya bahasa formal dan popular
5
Efisien,Hanya mempergunakan kata atau kalimat yang penting dan mudah dipahami
Melebihkan-lebihkan sesuatu
6
Menyajikan fakta (bukan emosi atau perasaan). Setiap argumen dalam karya ilmiah harus faktual, yaitu menyajikan fakta.
Usulan-usulan bersifat argumentatif
7
Bersifat netral
Bersifat persuasif
    




       2.      DEFINISI SKRIPSI, TESIS, dan DISERTASI

a.       Skripsi
adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain. Pendapat yang diajukan harus didukung oleh data dan fakta empiris-objektif, baik bedasarkan penelitian langsung (obsevasi lapangan, atau percobaan di laboratorium), juga diperlukan sumbangan material berupa temuan baru dalam segi tata kerja, dalil-dalil, atau hukum tertentu tentang salah satu aspek atau lebih di bidang spesialisasinya.
b.      Tesis,
adalah karya tulis ilmiah yang sifatnya lebih mendalam dibandingkan dengan skripsi. Tesis mengungkapkan pengetahuan baru yang diperoleh dari penelitian sendiri.
c.       Disertasi
adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan suatu dalil yang dapat dibuktikan oleh penulis berdasarkan data dan fakta yang sahih (valid) dengan analisis yang terinci). Disertasi ini berisi suatu temuan penulis sendiri, yang berupa temuan orisinal. Jika temuan orisinal ini dapat dipertahankan oleh penulisnya dari sanggahan penguji, penulisnya berhak menyandang gelar doktor (S3).



        3.      PERBEDAAN NOVEL, CERPEN, dan ROMAN

No.
NOVEL
CERPEN
ROMAN
1
Alurnya komplek
Alur sederhana
Alur lebih komplek
2
Konflik mengubah nasib tokoh
Konflik tidak mengubah nasib tokoh
Konflik cerita mengubah nasib tokoh secara tragis
3
Menceritakan sebagian besar kehidupan tokoh
Menceritaskan permasalahan tokoh yang dianggap penting
Menceritakan kehidupan tokoh secara mendetail dari lahir, remaja, sampai meninggal dunia
4
Karakter tokoh disampaikan mendetail
Karakter tokoh tidak mendetail
Karakter tokoh disampaikan lebih mendetail
5
Waktu membaca yang dibutuhkan relatif lebih lama
Waktu membaca yang dibutuhkan lebih sedikit











       4.      DEFENISI TIPS, OPINI, dan EDITORIAL

a.  Tips
Tips merupakan arahan tentang langkah-langkah yang  harus dilakukan untuk tujuan tertentu. Tips biasanya berisi kata-kata yang mudah dipahami oleh siapa saja yang membacanya.  Tips biasanya ditulis berdasarkan pengalaman atau pengetahuan dari seorang yang memberikan tips. Tips biasanya ditulis dikarena suatu hal yang dibahas sering dialami oleh sebagain besar lapisan masyarakat.
b.  Opini
Opini (Inggris: Opinion) adalah pendapat, ide atau pikiran untuk menjelaskan kecenderungan atau
preferensi tertentu terhadap perspektif dan ideologi akan tetapi bersifat tidak objektif karena belum mendapatkan pemastian atau pengujian, dapat pula merupakan sebuah pernyataan tentang sesuatu yang berlaku pada masa depan dan kebenaran atau kesalahannya serta tidak dapat langsung ditentukan misalnya menurut pembuktian melalui induksi.
Opini bukanlah merupakan sebuah fakta, akan tetapi jika di kemudian hari dapat dibuktikan atau di
verifikasi, maka opini akan berubah menjadi sebuah kenyataan atau fakta.
c. Editorial
Tajuk rencana atau editorial adalah opini berisi pendapat dan sikap resmi suatu media sebagai institusi penerbitan terhadap persoalan aktual, fenomenal, atau kontroversial yang berkembang di masyarakat. Opini yang ditulis pihak redaksi diasumsikan mewakili redaksi sekaligus mencerminkan pendapat dan sikap resmi media yang bersangkutan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar